Cari Blog Ini

Selasa, 13 November 2012

MALAM KEAKRABAN
" HIMASURYA "
By : Catur Fachul Ulum

Well, kali ini gue bakal cerita sedikit tentang OMDA (organisasi mahasiswa daerah) gue yang bernama (HIMASURYA). sebenarnya gue lebih nyaman cerita 'gawe boso jowo' tapi yeah...sekali kali gak papalah pakek bahasa anak bogor. hehe

oke, langsung saja...jadi acara ini di adakan pada tanggal 10-11  November 2012. tepatnnya pada hari sabtu dan minggu. kami berkumpul di depan bank BNI dekat jalan raya bogor di depan kampus. jujur saja, beberapa kali gue ikut acara keluar kampus sebenarnnya paling ogah naik angkot, bukan apa-apa sih sebenarnnya...tapi sekadar info aja, gue anaknnya gak tahan lama-lama di angkot! bawaannya jadi pengen muntah. serius! apalagi ditambah dengan kemacetan puncak yang menurut gue sangat parah! kapan-kapan deh..gue upload foto kemacetan di lingkar dramaga yang jadi masalah klasik.


dan setelah di banting kesana dan kemari sama pak supir angkot (tapi untung gak sampai muntah), akhirnya kami sampai di villa puncak...jreng-jreng...udara sejuk khas puncak langsung menyambut kami. sebesit gue lihat villannya lumayan, tampak dari luar dua lantai bergaya nederland, asri dan ditambah kolam renang membuat villa ini sangat cocok untuk acara out bound.

setelah check in, acaranya nyantai banget...sumpah gue merasa nyaman dan have fun banget di acara ini! loe tau kenapa? karena kegiatan makrab omda ini beda banget denga kegiatan lain yang  jadwalnnya padet dan serba peraturan. sedangkan di omda ini kami lebih ke arah kegiatan berbasis kekeluargaan dan kesadaran untuk disiplin gitu. sebagai gambaran, setelah cek in kami (insan asrama -red) semua pada tivi, yah...maklum saja di asrama sebesar IPB setiap gedung asramannya hanya punya 1 buah Tv!

kegiatan puncaknnya terjadi pada malam hari (ya iyalah, namannya aja malam keakraban) kegiatannya games-geames ringan yang setiap game-nya punya makna tertentu. kegiatannya gak kerasa, tiba-tiba aja udah jam 12 malam lewat...WOW!! abis seri sih...lah wong kita cuma ketawa-ketiwi gak jelas...haha

dari acara malam tersebut, impact-nya adalah sebagian besar dari kami bangun tidur kesiangan....huhuhu...
ada yang bangun langsung ambil air wudhu lalu sholat, ada yang bangun kekamar mandi, kencing dan tidur lagi. ada yang emang molor gak ketulungan...rupa-rupa deh. tapi gue salut loh..sama anak cewek yang uda tanggap pagi-pagi masak...bikin teh Dll. Good job girls!

oh iya, gue juga pengen cerita tentang pengalaman baru gue makek kamera DSLR. sebenarnya udah lama gue pengen jeprat-jepret pakek kamera ini...tapi apa daya tangan tak sampai (lebuay mode:on). dari kamera novi teman omda satu angkatan dan mas niko kakak omda, jadilah gue bisa memuaskan hasrat terpendam buat jeprat-jepret pakek DSLR (ya alloh, semoga suatu saat saia bisa punya kamera DSLD juga, pembaca bilang amin ya..) em, buat hasilnnya saya coba upload dengan ukuran yang lebih kecial biar gak lola ketika baca bolog ini.


that's the picture!






Nah, buat foto kegiatan yang bisa gue upload cuman ada 2, ini dia...!



Gimana? asik kan? walau sebenarnya masih pengen berlama-lama dipuncak...tapi kami harus segera balik ke kampus, karena senin uda kuliah...oke, cukup disini aja cerita gue tentang MAKRAB bareng OMDA HIMASURYA, next time semoga gue bisa ikut acara kayak beginian lagi...HIMASURYA PLUS!   Ikiloh Rekk!!


Nb: Untuk mengikuti kegiatan makrab ini gue harus ngerelain buat gak hadir dalam acara SPECTRUM yang di adakan oleh LDK al-hurriyah...agak berat sih, tapi gak papa. lebih asik ikut makrab!! ^^

Kamis, 25 Oktober 2012

JATUH BANGUN PADA PANDANGAN PERTAMA

Belum genap 3 bulan saya menyandang gelar sebagai mahasiswa IPB, tapi tak ada salahnya kalau saya bermuhasabah sedikit. perasaan baru kemarin saya istighosah bersama menjelang UN, perasaan baru kemarin saya menangis karena gagal di SNMPTN, perasaan baru kemarin saya merasakan uforia MPKMB (masa perkenalan mahasiswa baru) di IPB. perasaan baru kemarin saya mengikuti UTS bahasa indonesia (kan emang baru kemarin, gimana sih tur...! hehe ^_^ afwan)

Untuk UTS pertama kali di IPB, terusterang saya sempat nervous karena penguasaan materi kurang dan 'merasa' masih banyak kesalahan. tapi tetap berharap diberi yang terbaik oleh-NYA. saya sudah mencoba semaksimal yang saya bisa, yang saya dapat ingat dan nalar, tapai jika saat pengerjaan soal masih ada yang blank, saya juga tidak tahu apa yang salah dengan saya. bagi sebagian besar teman mungkin mudah. tapi kenapa sekadar untuk mengingat dan menghubungkan antar konsep saja saya masih Low-end? saya hanya dapat meraba diri dan beristighfar, mungkin karena passion saya bukan disini atau memang saya saja yang mencari-cari alasan untuk tidak mau belajar dengan serius?. inilah penyebab jatu bangun yang pertama.

Hari ini baru hari kedua UTS, dan masih ada 5 mata kuliah lagi yang akan di ujikan. terbesit perasaan supaya UTS segera berlalu seperti hanya semboyan teman-teman yang belakangan sering saya dengar. "datang-duduk-kerjakan-kumpulkan-lupakan". saya mencoba untuk menyelami lebih dalam makna kata tersebut ternyata kata tersebut ada benarnya juga, setelah keluar ruang ujisn lebih baik melupakan dan fokus ke ujian selanjutnya, urusan nilai biar Alloh lah yang mengatur. yang penting saya sudah jujur dengan diri sendiri. urusan nilai akhir baik atau tidak, biarlah menjadi teguran tersendiri bagi saya, sehingga saya dapat mengukur sudah sejauh mana pemahaman saya terhadap matakuliah yang di ajarkan selama ini. maka dari itu, sebelum saya terjatuh-jatuh di lembah TPB ini,(kok jadi alay ya..tapi gak papa lah, ini kan blog saya)
saya mempersiapkan super script yang selalu membuat saya agar tidak berputus asa dari uluran tangan Alloh. apakah itu? ini dia :

“Sesungghunya bersama Kesulitan sudah pasti ada kemudahan”
Oleh karena itu,
DARIPADA BERSEDIH LEBIH BAIK BERBAHAGIALAH!
Karena boleh jadi kesedihan bukanlah bencana, tapi tak jarang
merupakan awal datangnya karunia dan kebahagian.
Sebaliknya, kesenangan tidak serta merta dapat dianggap semata-mata
sebagai karunia. Karena seringkali bila kita lengah tak waspada justru bisa menjadi tanda atau jalan menuju jurang kehancuran dan kerugian

inilah penguat jatuh bangaun yang pertama.

Secara pararel masih di topik yang sama, sabagai insan asrama TPB IPB saya juga merasa 'terketuk' ketika ramai teman membicarakan target nilai yang berujung pada IP dan IPK. ya, sekali lagi IP dan IPK sesuatu yang mungkin sangat sering saya dengar namun belum pernah mengalaminya (insaalloh kalau sudah dapat IP semester I nanti, akan saya tulis di blog). beberapa teman mematok IPK yang sangat mengagumkan. beberapa mematok sedikit dibawah level mengagumkan dan beberapa mematok IPK digaris angka kewajaran. "yang penting lulus, aman dari zona DO" ujar salah seorang teman. saya sendiri tidak tahu masuk golongan yang mana. tapi dalam daftar 100+ impian saya menyebutkan "________" dan semoga saja alloh mengabulkannya. inilah bahan renungan jatuh bangaun yang pertama.


Untuk mewujutkan target-terget tersebut setiap orang pasti memiliki trick dan startegi masing-masing. dari yang mulai belajar sendiri, sampai yang ikut bimbel. semuanya diorientasikan untuk mendapat IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) yang sesuai targetan. dalam sebuah obrolan ringan dengan fajar, teman sekamar, menuturkan "IPK itu aib setiap mahasiswa, sanagt jarang ada mahasiswa yang mengobral nilai IPK nya sebagai konsumsi umum" sampai disini pemahaman saya akan dunia mahasiwa dan IPK semakin bertambah, namun sudah pasti dibarengi dengan serentetan pertanyaan yang mengelitik. pada intinya, apa IPK? untuk apa? dengan apa? (5w+1S). saya tidak dapat berkomentar banyak, di kesempatan lain seperti yang saya janjikan insaalloh akan saya bahas serba-serbi IPK dari sudut pandang seorang catur. nantikan...

Comming Up :

"Bicara IPK, Bicara Prestise Mahasiswa"


Nb: make sure that you have follow my blogg at : catur fachul ulum     ^_^'